SMP Negeri 7 Kota Surakarta menyelenggarakan kegiatan Penguatan Iman dan Takwa (Imtak) bagi seluruh peserta didik pada tanggal 11–13 Maret 2026. Kegiatan ini diikuti oleh seluruh peserta didik dari berbagai latar belakang agama, yaitu Islam, Kristen, dan Katolik. Program ini bertujuan untuk memperkuat nilai-nilai spiritual, menumbuhkan karakter religius, serta meningkatkan sikap toleransi dan kebersamaan antar peserta didik.
Kegiatan Penguatan Iman dan Takwa dilaksanakan selama tiga hari dengan berbagai aktivitas keagamaan dan lomba yang disesuaikan dengan masing-masing agama. Selain kegiatan di dalam sekolah, siswa juga melakukan aksi sosial dengan membagikan takjil kepada masyarakat di beberapa titik di sekitar sekolah.
Pada hari pertama dan kedua, peserta didik yang beragama Islam mengikuti rangkaian kegiatan religius yang dimulai berbagai perlombaan yang bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan keagamaan siswa. Lomba yang diadakan antara lain Adzan, Khitobah, Tartil Al-Qur’an, Hafalan, Cerdas Cermat Islam (CCI), serta lomba Khot atau kaligrafi. Pada hari kedua kegiatan pesntrn kilat dimulai dengan tilawah Al-Qur’an, dilanjutkan dengan salat duha bersama dan penguatan materi keimanan. Selain perlombaan, peserta didik juga melaksanakan salat dhuhur berjamaah yang menjadi bagian penting dalam membiasakan praktik ibadah secara bersama-sama di lingkungan sekolah. Suasana kegiatan berlangsung dengan penuh semangat dan antusiasme dari para siswa yang ingin menunjukkan kemampuan terbaik mereka. Sementara itu, peserta didik yang beragama Kristen mengikuti berbagai kegiatan yang tidak kalah menarik. Lomba yang diselenggarakan antara lain menghias telur, berpacu dalam melodi, pesan berantai, serta mencari telur yang dirancang untuk meningkatkan kebersamaan, kreativitas, dan nilai-nilai spiritual. Di sisi lain, peserta didik yang beragama Katolik juga mengikuti rangkaian kegiatan yang sarat dengan nilai-nilai keimanan. Beberapa kegiatan yang dilaksanakan di antaranya Kuiz Kitab Suci, Membuat Bookmark Ayat Kitab Suci, Estafet Bola, serta kegiatan ziarah ke Gua Maria yang menjadi momen refleksi spiritual bagi para peserta.
Memasuki hari ketiga, seluruh peserta didik mengikuti kegiatan bersama yang diawali dengan apel pagi di lingkungan sekolah. Pada kesempatan tersebut juga dilaksanakan pembagian hadiah bagi para pemenang lomba dari masing-masing kegiatan yang telah dilaksanakan pada hari sebelumnya. Kegiatan hari ketiga juga diisi dengan penguatan karakter bagi seluruh siswa. Melalui kegiatan ini, para peserta didik diajak untuk merefleksikan nilai-nilai moral, kebersamaan, serta pentingnya sikap toleransi antar umat beragama di lingkungan sekolah.
Tidak hanya berfokus pada kegiatan di dalam sekolah, program Penguatan Iman dan Takwa tahun ini juga diisi dengan aksi sosial berupa pembagian takjil kepada masyarakat. Para siswa secara bersama-sama membagikan sekitar 400 paket takjil kepada masyarakat di empat titik, yaitu Griya PMI, depan sekolah, Simpang Joglo, dan Taman Sekartaji.
Kegiatan berbagi takjil ini disambut dengan antusias oleh para peserta didik maupun masyarakat yang melintas di lokasi pembagian. Aksi sosial tersebut diharapkan dapat menumbuhkan rasa empati, kepedulian sosial, serta semangat berbagi kepada sesama. Kepala SMPN 7 Kota Surakarta, Herni Budiati, S.Pd., M.Pd., menyampaikan bahwa kegiatan Penguatan Iman dan Takwa ini merupakan salah satu program penting sekolah dalam membentuk karakter peserta didik. “Melalui kegiatan ini kami ingin menanamkan nilai-nilai keimanan, akhlak yang baik, serta sikap toleransi kepada seluruh peserta didik. Meskipun berasal dari latar belakang agama yang berbeda, para siswa dapat mengikuti kegiatan ini dengan penuh kebersamaan dan saling menghormati,” ujar beliau.
Beliau juga menambahkan bahwa kegiatan berbagi takjil menjadi bentuk nyata kepedulian sosial siswa kepada masyarakat. “Kegiatan berbagi takjil mengajarkan pserta didik untuk peduli kepada sesama dan belajar berbagi. Ini merupakan bagian dari pendidikan karakter yang sangat penting bagi perkembangan mereka,” tambahnya.
Salah satu peserta kegiatan dari kelas IXF, Nikheisa, yang juga menjadi pemenang lomba Cerdas Cermat Islam (CCI), mengaku senang dapat mengikuti kegiatan tersebut. “Menurut saya kegiatan ini sangat menyenangkan sekaligus menambah pengetahuan tentang agama. Lomba CCI juga membuat kami belajar lebih banyak tentang ajaran Islam dan bekerja sama dengan teman satu tim,” ungkap Nikheisa.
Sementara itu, Christian Nereida, yang menjadi panitia kegiatan Penguatan Iman dan Takwa untuk siswa beragama Kristen, mengatakan bahwa kegiatan yang dilaksanakan mampu mempererat kebersamaan antar peserta. “Kegiatan seperti menghias telur dan mencari telur membuat kami bisa bekerja sama dan lebih dekat dengan teman-teman. Selain itu, kegiatan ini juga membuat kami belajar nilai-nilai kebersamaan dan sukacita dalam iman,” jelasnya.
Hal serupa juga disampaikan oleh Mario, siswa kelas IXE yang menjadi panitia kegiatan Penguatan Iman dan Takwa untuk peserta didik beragama Katolik. “Kegiatan seperti kuis Kitab Suci dan ziarah ke Gua Maria memberikan pengalaman yang sangat bermakna bagi kami. Kami bisa belajar lebih dalam tentang iman sekaligus mempererat persaudaraan dengan teman-teman,” ujarnya.
Dengan terselenggaranya kegiatan Penguatan Iman dan Takwa ini, diharapkan seluruh peserta didik SMPN 7 Kota Surakarta dapat semakin memperkuat nilai-nilai spiritual, meningkatkan karakter yang baik, serta menumbuhkan sikap toleransi dan kepedulian sosial dalam kehidupan sehari-hari.



























