Semangat menjaga bumi tampak begitu hidup di sepanjang kawasan Car Free Day (CFD) Jalan Slamet Riyadi Solo pada Minggu pagi, 10 Mei 2026. SMP Negeri 7 Kota Surakarta menggelar aksi kampanye peduli lingkungan sebagai wujud nyata komitmen sekolah Adiwiyata dalam membangun budaya lingkungan berkelanjutan di tengah masyarakat. Kegiatan yang berlangsung mulai pukul 06.00 hingga 09.00 WIB tersebut melibatkan kepala sekolah, guru, tenaga kependidikan, para kder adiwiyata, Pramuka, dan PMR SMPN 7 Kota Surakarta. Dengan penuh semangat, seluruh peserta turun langsung menyapa masyarakat untuk mengajak bersama-sama menjaga bumi melalui aksi sederhana yang berdampak besar.
Mengusung semangat “Aksi Nyata, Bumi Kita!”, kegiatan kampanye dilaksanakan sepanjang kurang lebih satu kilometer, dimulai dari depan Gedung Pengadilan Negeri Kota Surakarta hingga kawasan depan Gedung Wisma Batari. Di sepanjang rute tersebut, para peserta melakukan kampanye lingkungan melalui aksi bersih-bersih sampah, pembagian poster edukasi, serta ajakan langsung kepada masyarakat agar lebih peduli terhadap lingkungan sekitar. Poster-poster yang dibagikan berisi pesan penting mengenai pengelolaan sampah, pengurangan penggunaan plastik sekali pakai, penghematan air dan energi, serta pentingnya menjaga tanaman dan keanekaragaman hayati. Kehadiran para siswa dengan atribut kampanye yang menarik membuat suasana CFD semakin semarak dan penuh edukasi.
Tidak hanya sekadar membagikan poster, para Kader Adiwiyata juga aktif mengajak masyarakat untuk memilah sampah sejak dari rumah, membawa tumbler sendiri saat beraktivitas di luar rumah, serta membiasakan perilaku hemat energi dalam kehidupan sehari-hari. Melalui komunikasi yang ramah dan interaktif, masyarakat tampak antusias menerima ajakan tersebut. Kepala SMPN 7 Kota Surakarta (Herni Budiati, S.P.d, M.Pd) menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari pendidikan karakter sekaligus implementasi nyata program Adiwiyata di lingkungan sekolah. “Sekolah tidak hanya menjadi tempat belajar di dalam kelas, tetapi juga menjadi ruang pembentukan karakter peduli lingkungan. Kami ingin menanamkan kepada peserta didik bahwa menjaga bumi dapat dimulai dari tindakan kecil yang dilakukan secara konsisten,” ujarnya.
Selain kampanye berjalan, SMPN 7 Kota Surakarta juga membuka stand pameran edukatif di depan Gedung Wisma Batari. Stand tersebut menjadi pusat perhatian pengunjung CFD karena menampilkan berbagai produk hasil pengolahan sampah organik maupun anorganik karya warga sekolah. Beberapa produk yang dipamerkan antara lain kompos hasil pengolahan sampah daun dan sisa organik, eco enzyme ramah lingkungan, tas kreatif dari limbah botol plastik, hingga berbagai karya pembelajaran konservasi energi berupa miniatur rumah tenaga surya buatan siswa. Produk-produk tersebut menunjukkan bahwa sampah dapat diolah menjadi barang yang bermanfaat dan memiliki nilai ekonomi. Suasana stand semakin ramai ketika pengunjung mendapatkan souvenir menarik berupa stiker dan gantungan kunci bertemakan ajakan peduli lingkungan. Desain souvenir yang unik dan penuh warna membuat banyak pengunjung tertarik untuk datang dan belajar lebih jauh mengenai program lingkungan yang dijalankan SMPN 7 Kota Surakarta.
Salah satu pengunjung CFD mengaku senang dengan kegiatan yang dilakukan oleh SMPN 7 Surakarta. Menurutnya, kampanye seperti ini sangat penting untuk meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap kondisi lingkungan saat ini. “Anak-anaknya luar biasa. Mereka berani mengajak masyarakat menjaga lingkungan dengan cara yang kreatif dan menyenangkan. Semoga kegiatan seperti ini semakin sering dilakukan,” ungkapnya. Kegiatan kampanye lingkungan ini juga menjadi sarana pembelajaran nyata bagi peserta didik. Mereka tidak hanya memahami teori tentang lingkungan di kelas, tetapi juga belajar berkomunikasi, bekerja sama, serta menumbuhkan kepedulian sosial melalui aksi langsung di masyarakat.
Semangat gotong royong terlihat jelas selama kegiatan berlangsung. Guru, tenaga kependidikan, dan siswa saling bekerja sama menjaga kebersihan area CFD sekaligus memberikan edukasi kepada masyarakat dengan penuh antusiasme. Kehadiran seluruh warga sekolah menunjukkan bahwa kepedulian terhadap lingkungan merupakan tanggung jawab bersama. Melalui kegiatan ini, SMPN 7 Kota Surakarta berharap dapat menginspirasi masyarakat untuk mulai menerapkan gaya hidup ramah lingkungan dalam kehidupan sehari-hari. Aksi sederhana seperti membuang sampah pada tempatnya, mengurangi penggunaan plastik, menanam pohon, serta menghemat air dan energi diyakini dapat memberikan dampak besar bagi keberlangsungan bumi di masa depan. Aksi peduli lingkungan di CFD Slamet Riyadi Solo ini menjadi bukti bahwa gerakan menjaga bumi dapat dilakukan dengan cara yang kreatif, edukatif, dan menyenangkan. Bersama-sama, SMPN 7 Kota Surakarta terus melangkah menjadi sekolah Adiwiyata yang aktif menebarkan semangat cinta lingkungan demi masa depan yang lebih hijau dan lestari.(DE/red).
















