SMP Negeri 7 Kota Surakarta melaksanakan kegiatan gladi bersih Tes Kemampuan Akademik (TKA) sebagai bagian dari persiapan pelaksanaan asesmen bagi peserta didik kelas IX. Kegiatan ini dilaksanakan dalam dua gelombang, yaitu gelombang 3 dan gelombang 4, dengan setiap gelombang terdiri dari tiga sesi yang dimulai dari sesi kedua hingga sesi keempat.

Gladi bersih ini diikuti oleh seluruh murid kelas IX yang telah didaftarkan sebagai peserta TKA. Kegiatan dilaksanakan selama dua hari dengan materi tes yang berbeda pada setiap harinya. Pada hari pertama, peserta mengerjakan tes Matematika serta mengisi Survei Karakter. Sementara itu, pada hari kedua peserta mengikuti tes Bahasa Indonesia dan Survei Lingkungan Belajar. Pelaksanaan gladi bersih ini bertujuan untuk memberikan pengalaman awal kepada peserta didik dalam menggunakan aplikasi ujian berbasis komputer yang akan digunakan pada pelaksanaan TKA yang sebenarnya. Selain itu, kegiatan ini juga menjadi sarana untuk menguji kesiapan teknis sekolah serta memperkenalkan berbagai menu dan fitur yang tersedia pada aplikasi ujian kepada para peserta.

Secara umum, pelaksanaan gladi bersih TKA di SMPN 7 Kota Surakarta berlangsung dengan lancar dan tertib. Para peserta didik tampak antusias mengikuti kegiatan tersebut karena mereka dapat mencoba langsung sistem ujian yang akan digunakan. Melalui kegiatan ini, para peserta dapat memahami alur pengerjaan soal, cara navigasi pada aplikasi, serta tata tertib yang berlaku selama pelaksanaan tes. Namun demikian, dalam pelaksanaannya terdapat sedikit kendala teknis pada gelombang 3, khususnya pada sesi 2 dan sesi 4. Pada sesi tersebut beberapa peserta mengalami kesulitan untuk melakukan login ke dalam aplikasi ujian. Kendala ini menyebabkan peserta tidak dapat langsung mengakses soal. Meskipun demikian, pada sesi-sesi lainnya para peserta dapat masuk ke aplikasi Exambro, yaitu aplikasi yang digunakan untuk pelaksanaan TKA, tanpa hambatan yang berarti.

Kepala SMPN 7 Surakarta, Herni Budiati, S.Pd., M.Pd., menyampaikan bahwa gladi bersih ini merupakan bagian penting dari proses persiapan sebelum pelaksanaan TKA yang sesungguhnya. “Gladi bersih ini sangat bermanfaat untuk memastikan kesiapan semua pihak, baik dari sisi peserta didik maupun dari sisi teknis pelaksanaan. Melalui kegiatan ini siswa dapat mengenal aplikasi yang digunakan sehingga saat pelaksanaan TKA nanti mereka sudah lebih siap dan tidak mengalami kebingungan,” ujar beliau.

Beliau juga menambahkan bahwa kendala teknis yang terjadi menjadi bahan evaluasi bagi sekolah agar pelaksanaan TKA yang sebenarnya dapat berjalan lebih optimal. “Adanya kendala login pada beberapa sesi menjadi catatan bagi kami untuk melakukan perbaikan dan koordinasi lebih lanjut. Harapannya saat pelaksanaan TKA nanti semua proses dapat berjalan lebih lancar,” tambahnya.

Sementara itu, Proktor TKA SMPN 7 Surakarta, Raden Suhabno, S.Pd., menjelaskan bahwa secara teknis sistem aplikasi sudah berjalan dengan baik dan sebagian besar peserta dapat mengikuti tes tanpa kendala. “Secara umum sistem berjalan normal. Kendala login yang terjadi pada gelombang 3 sesi 2 dan sesi 4 disebabkan oleh gangguan dari server pusat. Namun pada sesi lainnya peserta dapat mengakses aplikasi Exambro dengan baik,” jelasnya.

Ia juga menyampaikan bahwa kegiatan gladi bersih ini sangat membantu tim teknis sekolah untuk melakukan pengecekan terhadap perangkat komputer, jaringan internet, serta kesiapan ruang ujian. “Melalui gladi bersih ini kami bisa memastikan bahwa perangkat komputer, jaringan, dan sistem aplikasi dapat digunakan dengan baik. Jika ada kendala, kami bisa segera melakukan perbaikan sebelum pelaksanaan TKA yang sebenarnya,” tambahnya.

Para murid yang mengikuti gladi bersih juga memberikan tanggapan positif terhadap kegiatan ini. Salah satu peserta dari kelas IXH, Alfian, mengaku senang dapat mencoba langsung aplikasi ujian sebelum pelaksanaan tes yang sesungguhnya. “Menurut saya kegiatan ini sangat membantu karena kami jadi tahu cara menggunakan aplikasi ujian. Awalnya agak bingung dengan menu-menunya, tetapi setelah mencoba jadi lebih paham,” ungkap Alfian. Hal serupa juga disampaikan oleh Hanifah dari kelas IXC. Ia mengatakan bahwa pengalaman mengikuti gladi bersih membuatnya lebih percaya diri untuk menghadapi TKA nanti. “Gladi bersih ini membuat saya lebih siap karena sudah tahu cara mengerjakan soal di aplikasi. Jadi nanti saat tes yang sebenarnya saya tidak terlalu gugup,” ujar Hanifah.

Dengan adanya kegiatan gladi bersih ini, diharapkan seluruh peserta didik SMPN 7 Surakarta dapat lebih siap secara teknis maupun mental dalam menghadapi pelaksanaan Tes Kemampuan Akademik. Selain itu, sekolah juga dapat melakukan berbagai evaluasi untuk memastikan bahwa pelaksanaan TKA yang sesungguhnya dapat berlangsung dengan lancar, tertib, dan optimal.

By admin

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *